Granit vs Keramik, Mana Material Lantai yang Lebih Tepat untuk Rumah Anda

Perbandingan lantai granit vs keramik sebagai material lantai rumah

Ditulis oleh: H. Didiek Soegiarto, S.Ars.

Daftar Isi

Granit vs keramik adalah perbandingan yang hampir selalu muncul ketika pemilik rumah memilih material lantai. Keduanya sama-sama populer, tampil rapi, dan banyak dipakai pada hunian, tetapi karakter, kekuatan, dan perawatannya tidak sama.

Memilih material lantai bukan hanya soal tampilan. Keputusan ini memengaruhi kenyamanan, keawetan, kemudahan perawatan, dan biaya jangka panjang rumah Anda.

Melalui panduan dari tim Archimax Indonesia ini, Anda akan memahami perbedaan granit dan keramik, kelebihan dan kekurangannya, serta rekomendasi penggunaan untuk tiap ruangan.

Mengenal Granit dan Keramik sebagai Material Lantai Rumah

Keramik adalah material yang dibuat dari tanah liat dan bahan tambahan, lalu dibakar dan biasanya dilapisi glasir pada permukaannya. Karena diproduksi secara terkendali, warna dan motifnya sangat beragam.

Istilah granit pada lantai rumah umumnya merujuk pada granit tile atau lantai bergaya batu granit yang padat dan keras. Ada juga granit alam yang berasal langsung dari batuan, dengan corak unik pada tiap lembarnya.

Pada pembahasan ini, kami membandingkan keduanya dari sudut pandang umum untuk lantai rumah tinggal. Detail tiap produk dapat berbeda, sehingga selalu periksa spesifikasi yang ditawarkan penyedia.

Perbedaan Granit dan Keramik dari Bahan, Proses, dan Kekuatan

Perbedaan granit dan keramik paling terasa pada bahan dasar dan proses pembuatannya. Dua hal ini berpengaruh langsung pada kekuatan dan ketahanan lantai.

1. Bahan dan Proses Pembuatan

Granit berasal dari batuan atau dibuat menyerupai batuan melalui proses pembakaran dan pemadatan. Hasilnya adalah permukaan yang padat dan terasa kokoh.

Keramik berbahan tanah liat yang dibentuk, dibakar, dan sering dilapisi glasir agar tampak mengilap. Lapisan ini memberi banyak pilihan motif dan warna.

Karena proses yang berbeda, kedua material juga memiliki karakter yang berbeda saat dipakai, dipasang, maupun dirawat.

2. Kekuatan dan Daya Serap Air

Secara umum, granit dianggap lebih keras dan lebih tahan terhadap beban serta gesekan. Hal ini membuatnya cocok untuk area dengan lalu lintas tinggi.

Keramik cukup kuat untuk pemakaian sehari-hari, meski sebagian jenis lebih rentan retak bila terbentur. Kualitas dan jenisnya sangat memengaruhi ketahanannya.

Soal daya serap air granit dan keramik, hasilnya sangat bergantung pada jenis dan kualitas produk. Karena itu, periksa kemampuan menahan air, terutama untuk area lembap, dan gunakan nat serta pelapis yang sesuai.

Perbedaan penampang granit dan keramik dari bahan dan kekuatan

Perbedaan Granit dan Keramik dari Tampilan, Ukuran, dan Motif

Granit menghadirkan kesan padat, tenang, dan berkelas. Corak batu alaminya cenderung halus dan elegan, sehingga cocok untuk interior modern mewah.

Keramik unggul dalam keragaman. Motif kayu, marmer, semen, hingga warna solid tersedia, sehingga Anda lebih leluasa menyesuaikan gaya rumah.

Untuk ukuran, kedua material hadir dalam beragam dimensi, dan ukuran yang lebih besar umumnya memberi kesan lebih lapang dengan sambungan yang lebih sedikit. Pilih ukuran yang sesuai dengan luas ruangan agar proporsinya seimbang.

Wujudkan hunian impian Anda dengan sentuhan desain arsitektur modern mewah yang fungsional dan estetis bersama Archimax Indonesia.

Perbedaan Granit dan Keramik dari Pemasangan, Perawatan, dan Harga

Setelah tampilan, pertimbangan berikutnya adalah proses setelah material dibeli. Pemasangan, perawatan, dan biaya sering menentukan pilihan akhir.

a. Proses Pemasangan

Granit umumnya lebih berat dan lebih keras, sehingga pemasangannya menuntut tukang berpengalaman. Proses ini dapat memakan waktu dan biaya lebih besar.

Keramik relatif lebih ringan dan mudah dipasang. Meski demikian, kerataan permukaan dan kerapian nat tetap menentukan hasil akhir, sehingga pemasangannya tidak boleh asal.

b. Perawatan Sehari-hari

Lantai keramik dikenal mudah dibersihkan dengan disapu dan dipel rutin. Pada permukaan berglasur, noda biasanya tidak mudah meresap.

Perawatan lantai granit mungkin membutuhkan perhatian lebih, misalnya perlindungan permukaan atau pelapis tertentu sesuai jenisnya. Lindungi pula lantai dari goresan, terutama di bawah furnitur berat.

Pada kedua material, kebersihan nat sama pentingnya. Nat yang kotor akan membuat lantai tampak kusam meski permukaannya bersih.

c. Perbandingan Biaya

Secara umum, granit cenderung berada pada harga yang lebih tinggi dibanding keramik. Namun, harga granit dan keramik sangat beragam menurut kualitas, ukuran, dan motif.

Selain harga material, perhitungkan biaya pemasangan, perawatan, dan umur pakai. Material yang lebih mahal di awal dapat lebih hemat dalam jangka panjang jika memang sesuai dengan kebutuhan.

Pemasangan lantai granit tile oleh tukang berpengalaman

Kelebihan dan Kekurangan Granit dan Keramik

Kelebihan lantai granit terletak pada kekuatan, kesan mewah, dan ketahanan pada area dengan lalu lintas tinggi. Kekurangannya, pemasangan lebih rumit dan biaya umumnya lebih besar, serta bisa memerlukan perawatan tambahan.

Keramik unggul pada variasi motif, kemudahan pemasangan, dan harga yang lebih terjangkau. Kekurangannya, sebagian jenis lebih rentan retak atau gompal dan ketahanannya sangat dipengaruhi kualitas produk.

Singkatnya, granit cocok bagi Anda yang mengutamakan daya tahan dan tampilan elegan. Keramik cocok bagi yang mengutamakan fleksibilitas desain dan efisiensi anggaran.

Kekurangan dan kelebihan di atas bersifat umum. Kualitas tiap produk tetap perlu dicek sebelum memutuskan.

Rekomendasi Penggunaan Granit dan Keramik untuk Tiap Ruangan

Tidak ada pilihan yang selalu terbaik. Berikut acuan penggunaan yang umum dipakai dalam desain rumah.

1. Ruang Tamu dan Ruang Keluarga

Granit sering dipilih untuk ruang tamu dan ruang keluarga karena memberi kesan mewah dan mampu menahan aktivitas padat. Permukaannya yang rapi menciptakan tampilan menyatu dan elegan.

Keramik pun tetap relevan, terutama bila Anda menginginkan motif tertentu seperti kayu atau marmer. Pilihan ini sesuai bila anggaran perlu dijaga.

2. Kamar Mandi dan Dapur

Area basah memerlukan permukaan yang tidak mudah licin dan tahan air. Keramik dan sebagian jenis granit dapat dipakai, asalkan permukaannya sesuai untuk area basah dan nat dikerjakan dengan baik.

Keramik sering menjadi pilihan karena banyak variasinya untuk dinding dan lantai. Anda dapat melihat kaitannya dengan perencanaan ruang pada artikel ukuran standar kamar mandi dan desain dapur mewah.

3. Teras dan Area Outdoor

Area luar terpapar hujan, panas, dan lalu lintas sepatu. Karena itu, pilih material yang kuat, tidak licin saat basah, dan sesuai untuk penggunaan luar ruangan.

Granit untuk outdoor sering dipertimbangkan karena ketangguhannya, namun keramik jenis tertentu juga dapat dipakai. Periksa selalu peruntukan produk sebelum memasangnya di luar rumah.

Pada iklim yang lembap, perhatikan juga drainase dan kebersihan permukaan, sebagaimana dibahas pada artikel desain rumah untuk iklim lembap.

Tips Memilih Granit atau Keramik Sesuai Kebutuhan dan Anggaran

Mulailah dari fungsi ruang dan intensitas pemakaian. Area yang ramai dilalui perlu material yang lebih tangguh, sedangkan ruang yang jarang dipakai dapat memakai pilihan yang lebih ekonomis.

Tentukan anggaran total, termasuk pemasangan dan perawatan, bukan hanya harga material. Kombinasi pun dapat dilakukan, misalnya granit pada ruang utama dan keramik pada area basah.

Lihat sampel secara langsung dan bandingkan di bawah cahaya yang sama dengan ruangan Anda. Konsultasikan pula dengan arsitek agar pilihan material selaras dengan konsep desain.

Untuk perbandingan lain yang juga memengaruhi kualitas bangunan, Anda dapat membaca perbedaan bata merah dan bata ringan.

Menentukan Pilihan Lantai Granit atau Keramik yang Tepat untuk Rumah

Pada akhirnya, pilihan antara granit vs keramik bergantung pada kebutuhan, gaya desain, dan anggaran. Keduanya sama-sama baik bila dipilih dan dipasang dengan tepat.

Di Archimax Indonesia, kami menghadirkan desain arsitektur modern mewah yang inovatif dan terpercaya. Jelajahi portofolio proyek kami yang mengesankan, menampilkan keunggulan desain dan kualitas pembangunan yang tak tertandingi.

Kami juga melayani pendampingan dari awal sampai akhir agar karya bangunan sesuai impian Anda, sesuai tagline kami, setia mendampingimu. Hubungi tim Archimax untuk berkonsultasi, atau kunjungi halaman jasa arsitek Jakarta.

Share:

LOGO ARCHIMAX DATAR

PT. Archimax Architect Indonesia adalah Perusahaan jasa arsitek profesional dan terpercaya yang berlokasi di Nganjuk, Kediri, dan Jakarta. Kami menyediakan jasa desain rumah mewah (private house), perumahan, villa, hotel, ruko, kos, apartement, universitas dll. kami juga melayani desain interior yang elegan dan fungsional, serta manajemen konstruksi untuk memastikan setiap proyek berjalan tepat waktu, sesuai anggaran, dan berkualitas tinggi.

© Archimax Indonesia. Jasa Desain Rumah Profesional.